Mantan Anggota 10 Perintah Tuhan - Nanatsu No Taizai

1. Calmadios - Piety


Calmadios adalah mantan prajurit elite dari Demon Clan yang melayani Raja Iblis langsung sebagai Perintah Kesalehan dari Sepuluh Perintah yang berperang dalam melawan empat klan lainnya di 3000 tahun yang lalu.

Calmadios mempunyai enam tangan dan kaki yang memiliki bentuk tubuh besar seperti Drole, dia juga memakai topeng bertanduk diatas wajahnya dan dilengkapi dengan berbagai senjata besar di enam lengannya yang dia gunakan saat pada melawan Drole dan Gloxinia.

Calmadios sangat membenci kepada Klan Dewi karena persaingan yang lama di antara mereka dan menganggap mereka bertempur dengan Klan Dewi selama Perang Suci sebagai hewan para dewi. Dia juga sepertinya masih mengenal Meliodas sebagai penerus Raja Iblis selanjutnya, saat terakhir berbicara dan memanggilnya dengan nama “Lord Meliodas” sambil bertanya dengannya, mengapa dia menentang klannya sendiri.

3000 tahun yang lalu selama perang, Calmadios ikut dalam serangan terhadap penduduk manusia, di mana dia bertarung melawan Drole dan Gloxinia. Pada kejadian tertentu, Calmadios telah kehilangan posisinya dalam Sepuluh Perintah Tuhan, dan Perintah Kesalehan miliknya digantikan oleh Zeldris.

Sebagai mantan anggota dari Sepuluh Perintah Tuhan, Calmadios adalah iblis yang sangat kuat. Dia memiliki kekuatan dan kecepatan yang luar biasa, dia mampu menyerang dan membanting Raja Raksasa, Drole. Calmadios juga mempunyai pertahanan dan daya tahan yang besar, dia bisa pulih dalam waktu singkat saat terkena Basquias milik Gloxinia yang menembus perutnya, dan terus bertempur melawan Raja Raksasa dan Raja Peri.

Calmadios pernah menunjukkan kekuatannya yang menembak bola api dari dalam mulutnya dan dilemparkan ke arah lawan-lawannya.

Perintah Calmadios adalah Kesalehan, Meliodas pernah memperingatkan agar tidak melarikan diri saat bertarung dengannya untuk tidak memicu kutukannya, karena siapapun yang melarikan diri darinya atau berpaling darinya akan diperlakukan sebagai tindakan pengkhianatan dan dikutuk untuk melayani Raja Iblis.

2. Gowther – Selflessness


Gowther adalah mantan seorang prajurit elite dari Klan Iblis yang melayani dan dibawah perintah langsung oleh Raja Iblis. Dia diberi Perintah Egois dari Sepuluh Perintah, Raja Iblis secara paksa menganugerahkan Perintah Egois kepada Gowther dan kemudian memenjarakannya di Penjara Iblis selama lima ratus tahun.

Gowther merupakan penyihir yang sangat hebat sehingga kekuatannya diakui oleh Raja Iblis untuk menjadi anggota Sepuluh Perintah Tuhan. Namun dia menolak menjadi anggota Sepuluh Perintah Tuhan dan perannya sebagai Perintah Egois sehingga dia dipenjarakan di Demon Clan. Gowther pernah berkata, walau dia sudah menjadi anggota Sepuluh Perintah Tuhan dan menerima Perintah Egois, kebebasannya tetap di ambil oleh Raja Iblis. Tetapi sebelum dipenjarakan, Gowther menciptakan boneka untuk tetap bisa merasakan dunia luar.

3000 tahun yang lalu saat Klan Iblis membuat sebuah rencana untuk memyelamatkan semua sandera yang di tahan oleh Klan Dewi selama Perang Suci, Gowther memutuskan akan menggunakan kesempatan ini untuk keluar dari penjara setelah terkurung 500 tahun. Saat Gowther Boneka seharusnya membantu Melascula untuk menghubungkan gerbang Surga ke Neraka, dia menggunakan Invasion ke Melascula untuk membuatnya menghubungkannya dengan Penjara Iblis sehingga Gowther asli terbebas dari dalam penjara.

Setelah terbebas dari penjara, Gowther asli dan Gowther boneka bertemu dengan Drole dan Gloxinia. Disana Gowther memutuskan untuk melepaskan bonekannya sehingga bisa hidup sendiri dikemudian hari, dan ketika Zeldris muncul untuk mengembalikan Gowther ke dalam penjara, Drole mencegahnya untuk membiarkan Gowther melarikan diri. Pada saat bersamaan, Gowther meninggal di depan bonekanya dan memintanya untuk mewujudkan mimpinya. Setelah kematiannya, Fraudrin menggantikannya dalam Sepuluh Perintah Tuhan sebagai Perintah Egois.

Sebagai salah satu anggota Sepuluh Perintah Tuhan, Gowther sangatkah kuat. Menurut Meliodas, Gowther adalah penyihir hebat yang bahkan Raja Iblis mengakuinya dan secara paksa menganugerahkan Perintah Egois untuk menambahkan kekuatan Klan Iblis.

Kekuatan Gowther adalah Invasion, sebuah kemampuan yang memungkinkan untuk menjebak musuh-musuhnya dalam ingatan mereka sendiri. Kemampuan ini juga dapat memberinya untuk membaca pikiran dan kenangan orang lain.

Gowther telah dianugerahi sebagai Perintah Egois. Perintahnya ini dapat menyebabkan orang-orang yang terkena perintahnya akan kehilangan ingatan, perasaan, dan rasa iri mereka. Siapapun yang mempunyai hubungan dengan orang lain dihadapannya berdasarkan apa yang mereka inginkan satu sama lain akan terkena perintahnya tersebut.

3. Meliodas


Meliodas adalah mantan pemimpin Sepuluh Perintah Tuhan dan putra tertua dari Raja Iblis. Saat ini dia adalah ketua dari kelompok Tujuh Dosa Mematikan dengan Dosa Kemarahan.

Meliodas terlihat selalu berusaha untuk mengendalikan emosinya karena kekuatannya yang sangat luar biasa. Dulu, dia pernah menghancurkan Kerajaan Danafor dalam kemurkaannya saat melihat kematian Liz. Pristiwa ini juga hampir terjadi kembali saat dia melihat seorang anak kecil yang terluka karena ingin membantu Tujuh Dosa Mematikan, karena hampir kehilangan kendali, Merlin menyegel kekuatan Meliodas yang sangat besar.

3000 tahun yang lalu diketahui bahwa Meliodas adalah pemimpin Sepuluh Perintah Tuhan dan digadang-gadang sebagai salah satu yang paling mungkin untuk menjadi Raja Iblis selanjutnya. Dia sangat ditakuti oleh musuh-musuhnya dan bahkan dari Klan Iblis sendiri sangat takut dan mengakui kekuatannya. Meliodas menjadi anak kesayangan Raja Iblis dan pewaris sejati yang layak karena dikenal sebagai iblis yang paling keji, jahat, dan mengerikan.

Namun, sifatnya berubah setelah bertemu dan jatuh cinta dengan Dewi Elizabeth, dia memilih melarikan diri dengan cara mengkhianati klannya dan memhunuh dua dari Sepuluh Perintah Tuhan yang saat itu sedang bersama Meliodas yaitu Aranak dan Zeno. Gowther mengatakan bahwa kepergian dan pengkhianatannya Meliodas dilakukan atas dasar cinta. Karena ketidakseimbangan antara kekuatan yang dia ciptakan sehingga berujung pada Perang Suci.

Selama hari-hari terakhir perang, para pemimpin dari Klan Iblis (Raja Iblis) dan Klan Dewi (Dewa Tertinggi), telah bekerja sama untuk menghukum Meliodas dan Elizabeth. Mereka bener-bener tidak berdaya dihadapan para Dewa mereka.

Namun, hukuman yang telah mereka berikan jauh lebih buruk daripada kematian. Raja Iblis telah mengutuk Meliodas dengan hidup abadi karena dosanya yang telah mengkhianati dan membunuh teman-temannya. Setiap kali Meliodas meninggal, dia akan hidup kembali karena kutukan yang diberikan oleh Raja Iblis, tetapi ini akan membuat dia kehilangan emosinya secara perlahan-lahan.

Sedangkan Elizabeth, dia telah dikutuk oleh Dewi Agung dengan reinkarnasi abadi. Setiap kali Elizabeth berhasil mengingat Meliodas, dia hanya mempunyai waktu bertahan hidup selama 3 hari, setelah 3 hari, Elizabeth akan meninggal dan bereinkarnasi kembali.

Setelah sekian lama menderita karena akibat kutukan yang telah mereka terima dari Raja Iblis dan Dewi Agung. Meliodas telah memutuskan untuk mencari cara supaya bisa mematahkan kutukan yang dia derita bersama Elizabeth. Tujuan utama sebenernya dari perjalanannya Meliodas adalah untuk mengakhiri penderitaannya untuk mati bersama Elizabeth.

2 Responses to "Mantan Anggota 10 Perintah Tuhan - Nanatsu No Taizai"

  1. Pernah nonton ini sekali... dan dg saya ingat adalah.. Escanor.. yang kalo malam jadi orang lemah wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul, kalo siang dan matahari panas sekali si escanor meningkat drastis kekuatannya

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel